“Tuhan…..
jika aku diutus untuk meminta satu hal saja, mungkin aku akan meminta
datangkanlah seorang sahabat yang bisa mengerti akan segala keadaaanku,
sebagaimana sahabat-sahabatku diwaktu itu. Salam rinduku untuk kalian sahabat
sejatiku”. ~ADIK~
Terik matahari pagi ini buatku enggan tuk
memulai aktivitas kembali, begitu pula selaput mata ini, terasa berat tuk aku
buka, rasa lelah ini mulai menguasai organ tubuhku. Dalam hati hanya dapat
berkata, tak bisakah malam bertahan sedikit lebih lama??? Namun aku tersadar,
dunia ini pada dasarnya memang begini, tak mungkin jika aku merubahnya, kecuali
jika aku ingin merubah cara hidupku. Dengan terpaksa aku harus membuka mata
ini, kubuka flep ponselku, waktu menunjukkan pukul 07.45 kemudian kuletakkan
kembali, andai saja hari ini hari libur, tak kan kubuka mata ini sampai adzan
berkumandang, karena itulah yang mengharuskanku tuk bangun dan melakukan kewajibanku
sebagai muslimah. Dengan langkah gontai aku memaksakan diri melangkah menuju
kebilik kamar mandi, dinginnya air mampu membuat mata ini terbuka lebar.
Yaaachhh….. aku harus bergegas, tak boleh malas.


