Inilah
sebuah keceriaan yang selama ini aku rindukan, sebuah keceriaan yang selama ini
mulai pudar, dan kini… keceriaan itu mulai menebarkan kebahagiaan layaknya
bunga-bunga disepanjang jalan kampus yang berguguran dibawah rindangnya
pepohonannya yang mampu mebuat alam sekitarnya ikut serta merasakan harumnya
aroma-aroma bunga yang membuat hati ingin menari diatas awan.
Indahnya
alam disekitarku malam ini kurasa sependapat dengan perasaanku saat ini.
Persahabatan yang selama ini mulai pudar kini tak lagi seperti itu… ia kembali
dipelukanku, meski pada awalnya aku tak mampu memberi kabar kepadanya, namun
pada akhirnya aku ingin mencoba memberanikan diri tuk menyapanya kembali. Pada
dasarnya diantara kita satu sama lain saling merindukan… tapi karena keegoisan
kita masing-masing yang pada akhirnya mampu membuat hubungan kita mulai
membeku, aku bersyukur karena pada kenyataannya antara kita saling membutuhkan
kembali dan kita sama-sama menginginkan kehadiran kita masing-masing.
Masih
teringat dibenakku saat dimana aku mulai dinilai orang-orang sekitarku
berkepribadian sangat buruk, layaknya seorang yang tak memiliki pendidikan yang
mumpuni. Saat diamana kau tak bosan memberikanku pengertian dengan cara sebaik
mungkin agar aku tak dinilai orang lain berkepribadian buruk lagi. Tetesan air
mata ini tak dapat kubendung lagi ketika kau mengungkapkan segala hal yang
pernah aku lakukan, kesalahan-kesalahan yang mampu membuat harga diri ini
dihina oleh orang lain disekitarku. Namun tidak denganmu, kau selalu memberiku
arahan agar aku tak dihinakan oleh orang lain lagi, kau seakan-akan
menghancurkan hatiku, namun semua itu kau lakukan agar aku bisa sadar atas
segala hal kekeliruan yang pernah aku kerjakan.
Selalau aku
ulangi kesalahan sama untuk yang kesekian kali, namun aku tak pernah sadar
dengan kesalahan-kesalahan yang pernah kuperbuat. Lagi dan lagi kau tak bosan mengingatkanku
kembali, sampai saat kau mulai lelah dengan sikapku yang selalu melakukan
kesalahan yang sama, saat dimana kau mulai menjauhiku dan aku sendirian
melakukan aktivitasku. Aku sedih dengan semua itu, aku mulai mencairkan segala
suasana itu, meski memang masih terasa aneh saat itu, saat aku masih saja egois
dengan kelakuanku sendiri.
Meski
begitu persahabatan tetaplah persahabatan, kesalahan-kesalahan itu mampu
terkubur oleh kasih sayang antara kita masing-masing, hingga mampu membuat kita
bertahan meski sekarang posisi dan situasi kini jauh berbeda. Namun hal itu tak
akan pernah mampu membuat persahabatan kita pudar lagi, ku ingin jarak antara
kita tak mampu membuat persahabatan ini terhalang olehnya, kalian tetaplah THE
ADIK yang selalu aku rindukan, THE ADIK yang dahulu selalu bersama disetiap
langkahnya, THE ADIK yang memiliki keinginan cita dan harapan yang sama, THE
ADIK yang takkan pernah tergantikan oleh yang lain dalam lubuk hatiku yang
paling mini ini…
Itulah
kata-kata lebay yang selalu diucapkan oleh KIKI yang emang selalu buat sensasi
lebay hehehe….
Just kidd….
Kalian itu awesome banget buat gue… makasih buat kesetiaan kalian yang selalu
menemaniku dalam kondisi apapun itu…
I LOVE YOU
THE ADIK
I MISS YOU
FOREVER :*



0Awesome Comments!