kupu-kupu malam



WONOKROMO
wanita pinggir jalan….

Rasa lelah mulai menyelimuti tubuh-tubuh kami, tepat pukul 01.30 (18/10) fanatik tour telah sampai di Wonokromo di sebrang rel kereta api yang bersebelahan dengan mall DTC didaerah Darmo, sebelum kami melanjutkan tujuan kami mendatangi tempat ini, kami beristirahat sejenak disebuah warung tenda sambil menunggu intruksi lanjutan dari kakak senior fanatik. Kali ini kami tidak bekerja dengan kelompok kita masing-masing, melainkan kerja individual, namun setiap individu ditemani oleh panitia fanatik dan harus cowok. Karena tidak memungkinkan ditempat prostitusi seperti ini jika kita harus bekerja individu tanpa seorang laki-laki.
Malam yang larut mungkin adalah awal dari kehidupan mereka, seorang pinggir jalan yang menunggu para pelanggan datang untuk menemaninya. Mereka duduk dipinggir rel kereta api merias diri dan memakai pakaian yang minimalis sehingga membuat para lelaki yang ingin menghibur diri datang menemuinya. Wajar saja jika mereka berada ditempat seperti ini, dipinggir jalan. Seperti yang sudah diketahui tempat prostitusi (dolly)  sudah ditutup dan tempat inilah salah satu tempat terkenal di daerah Surabaya, biasanya mereka tidak menawarkan diri mereka dengan harga yang mahal, karena melihat situasi dan kondisi yang tidak selayaknya. Setelah melakukan transaksi mereka mencari tempat yang nyaman untuk berbicara lebih lanjut.
Tempat ini tak hanya mereka saja, namun tempat ini juga dilengkapi dengan preman-preman yang bertugas untuk mengawasi atau menjaga tempat ini apabila ada seorang yang mencurigakan baginya. Bukan hanya itu saja, ditempat ini tak sedikit pula orang-orang yang hanya sekedar tidur di tepi-tepi jalan, para remaja yang asyik ngobrol beserta kegiatan apapun yang mereka lakukan untuk menghibur diri masing-masing. Karena itulah tak mungkin jika kami masuk diarea itu dengan penampilan yang menimbulkan kecurigaan bagi mereka.